Peningkatkan Kesehatan Masyarakat melalui Edukasi Pencegahan Penyakit Kardiovaskuler dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Desa Pagerharjo Kabupaten Kulonprogo Jogjakarta

Selaras dengan komitmen yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Pemerintah Republik Indonesia melalui Advancing The Sustainable Development Goals (SDGs), telah menjadikan kehidupan sehat dan sejahtera sebagai salah satu tujuan untuk mencapai kehidupan yang baik dan lebih berkelanjutan bagi semua orang di bumi ini. Sebagai upaya untuk mendukung tujuan tersebut, mahasiswa prodi Doktoral Ilmu Farmasi (DIF) UGM, mengadakan kegiatan edukasi kesehatan bagi masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan literasi akan pentingnya menjaga Kesehatan. Pemberian edukasi dilakukan di Desa Pagerharjo Kabupaten Kulonprogo, dengan mengusung tema “Pencegahan Penyakit Kardiovaskuler”. read more

Pencegahan dan Pengendalian Hiperglikemia, Hiperkolesterolemia, dan Hiperurisemia dengan Pembuatan Jamu yang Benar

Tim Pengabdian Masyarakat Program Doktor Ilmu Farmasi Fakultas Farmasi UGM yang terdiri dari dosen dan mahasiswa melaksanakan pengabdian masyarakat di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Kegiatan pengabdian merupakan upaya untuk mengembangkan program Sustainable Development Goals (SDGs) ketiga yaitu menjamin hidup yang sehat dan meningkatkan kesehatan/kesejahteraan bagi semua pada semua usia.

Ketua Tim Pengabdian Rohmat Mujahid didampingi para anggota tim, yakni, Yamin, Nuning Rahmawati, Ika Yanti M. Sholikhah dan Ana Khusnul Faizah besrta dosen pembimbing Prof. Dr. Abdul Rohman, SF., M.Si., Apt merencanakan dan melaksanakan pengabdian masyarakat di Balai Desa Sigit, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah yang dihadiri Ibu Kepala Desa dan 49 ibu-ibu PKK. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah metode ceramah disertai tanya jawab di setiap akhir materi. Materi yang diberikan yaitu pengenalan terkait hiperglikemia, hiperurisemia, dan hiperkolesterolemia, serta pembuatan jamu yang benar untuk mencegah dan mengontrol penyakit tersebut. Peserta pengabdian masyarakat juga dapat mengetahui profil gula darah, kolesterol, dan asam urat sembari menunggu acara dimulai. Outcome kegiatan pengabdian masyarakat adalah masyarakat memiliki kemandirian dalam pencegahan hiperglikemia, hiperkolesterolemia dan hiperurisemia dengan memanfaatkan tumbuhan obat keluarga (toga) di sekitar rumah. Tim pengabdian masyarakat telah mengajukan HKI untuk leaflet Edukasi Penggunaan Jamu Hiperglikemia, Hiperurisemia dan Hiperkolesterolemia. read more