Orientasi Mahasiswa Baru Pascasarjana Fakultas Farmasi UGM Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026: Membangun Fondasi Akademik dan Ketangguhan Mental Mahasiswa Baru

Yogyakarta, 16 April 2026 — Program Pascasarjana Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan Orientasi Mahasiswa Baru dan Pengenalan Program Studi Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 yang berlangsung di Auditorium Gedung APSLC Lantai 8. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menyambut mahasiswa baru pascasarjana, sekaligus memperkenalkan lingkungan akademik yang akan mereka jalani selama studi.

Orientasi ini menghadirkan sejumlah narasumber yang memberikan pembekalan komprehensif kepada mahasiswa. Acara dibuka oleh Dekan Fakultas Farmasi UGM, Prof. Dr. apt. Satibi, M.Si., yang menyampaikan sambutan serta membuka kegiatan secara resmi. Selanjutnya, sesi pengenalan fakultas dan program studi disampaikan oleh Prof. Dr. apt. Nanang Munif Yasin, M.Pharm., selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan. Mahasiswa juga mendapatkan pemahaman mengenai nilai-nilai ke-UGM-an dan etika akademik melalui paparan dari Prof. Dr. apt. Akhmad Kharis Nugroho, M.Si. Selain itu, pembekalan terkait ketangguhan mental dalam menjalani studi pascasarjana disampaikan oleh Diana Setyawati, M.HSc.Psy., Ph.D. read more

Menyambut UTS Semester Ganjil 2025/2026: Fakultas Farmasi UGM Sediakan Sarapan Gratis untuk Mahasiswa

Yogyakarta, 6 April 2026 — Menyambut pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS) Semester Ganjil Tahun Ajaran 2025/2026, Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menyediakan sarapan gratis bagi mahasiswa di lingkungan Fakultas Farmasi UGM. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk perhatian dan dukungan fakultas terhadap kesejahteraan mahasiswa, khususnya dalam menghadapi periode ujian yang seringkali menuntut kesiapan fisik dan mental yang optimal.

Program sarapan gratis ini dapat diperoleh bagi mahasiswa yang akan mengikuti UTS, dengan menyediakan makanan bergizi yang dapat membantu menjaga konsentrasi serta stamina selama ujian berlangsung. Melalui kegiatan ini, Fakultas Farmasi UGM berharap mahasiswa dapat memulai hari dengan energi yang cukup, sehingga mampu menghadapi ujian dengan lebih fokus dan percaya diri. read more

Bahas Peluang Kolaborasi Internasional, Fakultas Farmasi UGM Terima Kunjungan dari Monash University

Yogyakarta, 1 April 2026 – Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan dari perwakilan Monash University, Australia, dalam kegiatan courtesy meeting. Pertemuan ini dihadiri oleh Professor Zanfina Ademi, Head of the Health Economics and Policy Evaluation Research (HEPER) Group, Faculty of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences, Monash University dan pimpinan Fakultas Farmasi UGM beserta beberapa dosen dan staf akademik.

Kegiatan ini bertujuan untuk membahas potensi kerja sama antara kedua institusi, sekaligus memperluas jejaring internasional Fakultas Farmasi UGM, khususnya dengan Faculty of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences, Monash University. Fokus pembahasan mencakup peluang kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat yang diharapkan dapat memberikan dampak signifikan bagi pengembangan ilmu kefarmasian secara global. read more

Fakultas Farmasi UGM Gelar Guest Lecture Bersama Akademisi Monash University dengan Topik Productivity as a Health Outcome

Yogyakarta, 1 April 2026 – Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan Guest Lecture yang menghadirkan profesor di bidang health economy dari Monash University, Prof. Zanfina Ademi. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Unit 9 Lantai 3, Ruang Pertemuan 304 Fakultas Farmasi UGM.

Kuliah tamu ini mengangkat topik Productivity as a Health Outcome terkait ekonomi kesehatan, khususnya mengenai tekanan sistem kesehatan, penyakit kronis yang dapat dicegah, serta pentingnya produktivitas sebagai indikator yang sering kali belum optimal diperhitungkan dalam pengukuran dampak penyakit. read more

Tabir Surya Alami: Perlindungan atau Risiko Tersembunyi?

Oleh
Diah Pratimasari
Mahasiswa Doktor Ilmu Farmasi, Fakultas Farmasi UGM
Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional

Paparan sinar matahari yang tinggi berpotensi untuk merusak kulit. Kulit yang terpapar radiasi sinar UV dapat mengalami beberapa masalah seperti kulit kusam, dehidrasi, kemerahan, penuaan dini seperti munculnya flek-flek hitam dan kerutan, bahkan risiko terjadinya kanker kulit. Upaya pencegahan yang dapat dilakukan untuk mencegah efek buruk dari radiasi sinar UV adalah dengan menggunakan tabir surya. Berdasarkan cara kerja utamanya, tabir surya dapat dibagi menjadi tabir surya kimia (chemical sunscreen) dan tabir surya fisik (physical/mineral sunscreen). Tabir surya kimia bekerja dengan menyerap sinar UV agar tidak merusak jaringan kulit. Contohnya adalah  Mexoryl SX, Oxybenzone dan Octinoxate. Sedangkan tabir surya fisik bekerja dengan cara  memantulkan radiasi sinar UV sehingga tidak masuk ke dalam kulit, contohnya adalah berbagai mineral seperti Titanium Dioxide (TiO2) dan Zinc Oxide (ZnO) [1]. Selain dua cara kerja tersebut, terdapat tabir surya dari bahan alam yang melindungi kulit melalui aktivitas antioksidan, contohnya turunan fenolik dan flavonoid seperti caffeic acid, aloin,  dan benzoic acid. read more